Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Linux + PCMCIA

Selasa, 05 April 2011

sebelum hadirnya usb wirelss dulu masih pake pcmcia wireless, yg merupakan bawaan orinoco, avaya, compex, dll.

nah dilinux sedikit tips command untuk pengecekan koneksi menggunakan pcmcia sbb :

1. semisal sebagai client untuk melihat status

ketik :

gollumix:~# iwconfig

maka akan muncul tampilan sbb :

eth1 IEEE 802.11-DS ESSID:”gollumix” Nickname:”gollumix”
Mode:Managed Frequency:2.Hz Access Point: 00:xx:xx:xx:xx:xx
Bit Rate=5.5Mb/s Tx-Power=15 dBm Sensitivity:1/3
Retry limit:4 RTS thr:off Fragment thr:off
Encryption key:off Power Management:off
Link Quality:70/92 Signal level:-62 dBm Noise level:-93 dBm
Rx invalid nwid:0 Rx invalid crypt:4 Rx invalid frag:569609
Tx excessive retries:139132 Invalid misc:0 Missed beacon:0

* Mode Managed adalah mode untuk client

2.untuk mengubah menjadi mode AP ketik :

gollumix:~#iwconfig eth1 mode ad-hoc , kemudian enter

3. untuk mengubah rate nya ketik :

gollumix:~#iwconfig eth1 rate 2M

untuk mengubah menjadi 2M, atau 5.5M

4.untuk mengubah encription key nya (wep) ketik :

gollumix:~#iwconfig eth1 enc 2222233333 ( 10 digit)

selamat mencoba

sumber : lihat.wordpress.com
Continue Reading | komentar

Zenwalk Linux 6.4 Live resmi dirilis

Sabtu, 04 September 2010

Zenwalk yang merupakan salah satu pengembang sistem operasi terbuka Linux mengumumkan sitem operasi terbaru mereka yaitu Zenwalk Linux 6.4 Live. Peluncuran ini dilakukan dalam jangka waktu yang cukup singkat setelah mereka merilis Zenwalk Linux 6.4 versi reguler. Zenwalk Linux 6.4 Live akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan rasa distribusi Linux tanpa melakukan pengintalan pada sistem. Keuntungan ini memang menjadi unggulan Linux dibanding dengan sistem operasi lainnya.

"Saya senang mengumumkan Zenwalk Live 6.4, yang akan memungkinkan lebih banyak orang untuk menemukan kesederhanaan Zenwalk tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu," tulis Jean-Philippe Guillemi dalam laman resmi mereka di zenwalk.org. Guillemi menambahkan salah satu perbedaan antara versi reguler dengan Live CD adalah "Livekernel" yang memiliki dukungan untuk aufs dan SquashFS 3.4 bersama dengan kompresi LZMA.

Selain itu, dirinya menambahkan terdapat lokalisasi untuk Icedove dan Icecat, versi rebranded dari Mozilla Firefox dan Thunderbird. Kelebihan Zenwalk Linux 6.4 Live yang lain adalah pengguna dapat melakukan penginstalan dengan menggunakan perangkat USB. Cara ini nantinya akan menjadi sebuah revolusi dalam melakukan penginstalan sistem operasi. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)

sumber : beritanet
Continue Reading | komentar

Google rilis Chrome 7.0 untuk Linux

Google semakin menunjukkan sikap serius untuk terus mengembangkan Chrome sebagai browser yang ramah untuk banyak platform. Dalam minggu ini, Google telah berhasil meluncurkan Chrome 7.0 untuk sistem operasi Linux. Saat ini, browser untuk sistem operasi Linux memang belum banyak dijamah para pengembang browser. Padahal tidak sedikit juga orang-orang yang menggunakan sistem operasi Linux.

Jason Kersey, bagian dari Google Chrome mengungkapkan saluran dev dari Chrome telah diperbaiki dari Chrome terdahulu. “Selain itu, pengguna juga dapat mengetik alamat IP ke omnibox walaupun saat offline,” lanjutnya, seperti yang dikutip dari softpedia.com. Jason mengakui, perubahan yang terjadi pada Chrome 7.0 memang tidak terlalu banyak dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Beberapa perubahan yang terdapat pada versi yang baru adalah aplikasi web akan didukung penuh dalam Chrome 7. Chrome Web Store sudah masuk dalam tahap pengujian untuk para pengembang dan sekarang dijadwalkan untuk diluncurkan pada Oktober mendatang. Kemampuan sinkronisasi akan diperpanjang juga, untuk memasukkan dukungan sync web app. Selain itu, sinkronisasi sandi dan history akan dicoba untuk dimasukkan. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)

sumber : beritanet
Continue Reading | komentar

Remote Windows XP Dari Ubuntu 7.10

Kamis, 01 Juli 2010

Setelah sekian lama mencari dan memepelajari, bagaimana sih cara remote komputer yang beda platform OSnya. Akhirnya selesai juga dan berjalan normal, Alhamdulillah. Jadi ringkasnya begini saya sebenernya ingin coba meremote komputer lain yang menggunakan OS Windows dari Linux Ubuntu yang baru install. Cari artikel sana-sini, terutama via mbah google (lagi-lagi simbah) akhirnya ketemu yang namanya VNCServer

Nah untuk installnya saya berikan tutorial sbb : (Maaf kalo udah basi … :D )

fachrudin@ubuntu-machine:~#sudo apt-get install vncserver

Nah kalo disisi client windows sendiri, harus download disini. Download yang Freeware aja. Dan setelah selesai didownload install dech di client windows. Nah pas mau finish dia akan minta password, ini optional bisa diisi bisa juga nggak … tapi lebih baik diisi biar secure.

Saatnya mencoba :

fachrudin@ubuntu-machine:~#vncviewer
ketika mincul dialog masukkan ip clients, misal : 192.168.0.200
Jika minta password masukkan password yang tadi diinput di client, lalu enter insya Allah berhasil :D

Ditulis dalam ICT, Linux, Networking

di kutip :http://informatixs.wordpress.com/2008/02/06/remote-windows-xp-dari-ubuntu-710/
Continue Reading | komentar

Comment Via Facebook

Download

Download youtube Video

Random Post

.:: NEW COMMENT ::.

Popular Posts Today

Entertainment

IP

Pengunjung

ThirtyThirty hotel
Powered by Best Free Counters

Top Site

Top 100 Gadget Blogs

Followers

Download

Your Links


Top Site


 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011.
.:: IT HOME SOLUTION ::.
- All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger