Tampilkan postingan dengan label info Lain - lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info Lain - lain. Tampilkan semua postingan

Komik Strip Google +1

Selasa, 05 April 2011

- +1 bukan sekedar upaya Google untuk menghadirkan fitur yang bersifat lebih "sosial' seperti tombol "Like" buatan Facebook yang sudah menyebar di pelosok-pelosok web.

Fitur tersebut juga untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian search engine Google. Hasil pencarian diharapkan lebih relevan dengan hadirnya rekomendasi yang didapat dari di-klik-nya tombol "+1" ini. Para pemilik website mulai kini bisa mulai mendaftar untuk menerima pemberitahuan dari Google saat layanan +1 ini siap.

Bagi yang akrab dengan timeline Twitter, +1 ini mengingatkan kita juga kepada kebiasaan menulis +1, +100 dan + + lainnya yang sering digunakan tweeps untuk merekomendasikan atau mendukung isi dari suatu tweet. Sepertinya +1 ini bakal menjadi jargon dan kosa kata umum seperti layaknya istilah "Like this".

sumber : kompas tekno

Continue Reading | komentar

Animasi Coba Atasi Trauma Anak-anak terhadap Nuklir

Sabtu, 26 Maret 2011

Krisis darurat nuklir di Jepang karena masalah pada sejumlah reaktor nuklirnya di Fukushima membuat banyak orang panik. Tidak hanya di Jepang, tapi juga di seluruh dunia. Informasi yang simpang siur soal apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana dampaknya kadang digambarakan begitu menakutkan.

Bagi orang dewasa yang dapat mencari informasi lebih banyak dan cek ulang dari banyak sumber, hal tersebut mungkin bukan masalah. Namun, bagaimana dengan orang awam atau bahkan anak-anak, informasi yang terkesan menakut-nakuti bisa menimbulkan trauma di masa depan.

Karena itu, Jepang menggunakan karakter kartun untuk memberikan penjelasan mengenai bencana nuklir kepada anak-anak. Selain pengetahuan, kartun bernama "Nuclear Boy" itu diharapkan mengurangi ketakutan anak-anak terhadap nuklir. Nuclear Boy diciptakan membantu menjelaskan kondisi nuklir yang rumit dengan cara sederhana, bahkan dengan bumbu humor. Tujuan dari kartun ini juga meredakan ketakutan berlebihan yang mungkin berkembang di tengah masyarakat saat ini, setelah menghadapi bencana bertubi-tubi seperti gempa, tsunami, dan ledakan reaktor nuklir.

"Nuclear Boy", sesuai dengan namanya, mempresentasikan reaktor nuklir. Dalam video, diceritakan sang "Nuclear Boy" mengalami sakit perut sejak peristiwa gempa kuat, gempa yang menyebabkan ledakan salah pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima. Untuk menyembuhkannya didatangkan dokter yang membawa obat dari air laut dan Boron. Untuk menggambarkan radiasi dengan bau kentut yang berdampak sementara dan akan hilang dengan sendirinya.

Video dapat menimbulkan kebingungan ketika anak-anak itu beranjak dewasa dan mempelajari sains secara lebih lengkap. Tapi mereka mengakui, cara ini merupakan cara efektif untuk menerangkan apa yang terjadi tanpa memunculkan kepanikan. Video sudah diputar beberapa kali di televisi Jepang. Video pun dapat dilihat melalui YouTube. (National Geographic Indonesia/Gloria Samantha)

sumber :kompas tekno
Continue Reading | komentar

Perang Lawan Tuberkulosis

Jumat, 25 Maret 2011

Indonesia menempati urutan kelima dalam daftar negara dengan jumlah pasien tuberkulosis tertinggi di dunia. Sebelumnya Indonesia menduduki urutan ketiga setelah India dan China, kemudian urutan kelima karena jumlah kasus TB di Afrika Selatan dan Nigeria meningkat melebihi Indonesia.

Dari sisi jumlah, terjadi penurunan kasus baru tuberkulosis (TB). Kalau tahun 2007 total kasus tuberkulosis berjumlah 528.000 kasus, tahun 2008 berjumlah 429.730 kasus. Meski demikian, di Indonesia tuberkulosis masih menempati urutan kedua (7,5 persen) pola penyebab kematian semua umur (Riskesdas 2007) setelah stroke.

Penyakit sistem pernapasan menjadi urutan pertama dalam pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di rumah sakit pada tahun 2008. Angkanya mencapai 469.067 dengan rasio perawatan 1,86.

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman tuberkulosis menyerang paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lain, seperti kelenjar, tulang, sistem saraf, sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan lainnya.

Penyakit ini menyebar melalui percikan dahak yang beterbangan di udara. Berdasarkan perhitungan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), tuberkulosis menyumbang 6,3 persen dari total penyakit berbahaya di Indonesia dibandingkan dengan 3,2 persen di wilayah Asia Selatan.

Tuberkulosis sebagian besar menyerang usia produktif antara 15 dan 45 tahun sehingga selain meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas, penyakit ini juga menurunkan produktivitas masyarakat. Peningkatan kasus infeksi HIV/AIDS juga berkorelasi dengan peningkatan kasus tuberkulosis ini. Data menunjukkan, 3 persen dari kasus baru tuberkulosis terjadi pada pasien dengan HIV positif. Padahal, beberapa daerah memiliki insiden HIV tinggi, seperti di Papua, Kalimantan Barat, Bali, Sumatera Utara, dan Jakarta.

Gambaran tuberkulosis pada HIV kadang-kadang tidak khas, terutama bila HIV-nya sudah lanjut, sehingga mungkin tidak terdiagnosis dan berdampak pada keterlambatan pengobatan. Selain itu, pemberian obat anti-TB bersamaan dengan pemberian obat antivirus (ARV) untuk menangani HIV-nya bisa meningkatkan efek samping. Itu sebabnya mengapa kematian pasien HIV lebih cepat karena infeksi tuberkulosis.

Tantangan pemberantasan

Tahun 1992 upaya pengobatan jangka pendek dengan pengawasan langsung (directly observed treatment short-course/DOTS) pertama kali dilakukan di Sulawesi. Menurut WHO, upaya ini telah menunjukkan keberhasilan dan telah diperluas dengan cakupan 98 persen pada tahun 2005 dan hampir 100 persen pada tahun 2007.

Namun, selain munculnya HIV/AIDS yang berkorelasi erat dengan tuberkulosis, tantangan lain pemberantasan penyakit ini adalah juga masalah resistensi obat atau

TB-multidrug resistance (TB-MDR), yaitu kuman tuberkulosis kebal atau resisten terhadap obat isoniazid (INH) dan rifampisin.

Rifampisin dan INH adalah dua obat TB yang sangat penting dan menjadi tulang punggung dalam pengobatan TB. Keduanya bersifat bakterisida yang artinya dapat membunuh kuman. Obat yang lain bersifat bakterostatik, yang fungsinya hanya menghambat pertumbuhan kuman.

Walau TB-MDR masih relatif rendah, jumlah kasus TB-MDR di Indonesia cukup mengkhawatirkan karena jumlah pasien TB cukup besar. WHO memperkirakan, ada 6.427 kasus TB-MDR dengan hasil dahak positif atau 2 persen dari kasus tahun 2007.

Dari kasus TB dengan pengobatan ulang (re-treatment), ada 20 persen kasus dengan TB-MDR. Meski sektor swasta juga melayani TB, sampai saat ini angka penjaringan dan keberhasilan tidak tercakup dalam sistem survei Program Penanggulangan TB. Kegagalan pengobatan termasuk terputusnya pengobatan dan penyalahgunaan obat anti-TB (OAT) di RS menjadi masalah dalam TB-MDR.

Insiden resistensi obat meningkat sejak diperkenalkannya pengobatan TB pertama tahun 1943. TB-MDR muncul seiring dengan mulai digunakannya rifampisin secara luas tahun 1970-an. WHO Stop TB Department memperkirakan insiden (termasuk kasus baru dan pengobatan ulang) yang terjadi di dunia pada tahun 2003 ada 458.000.

Kasus TB-MDR terjadi karena perbuatan manusia, yaitu tenaga kesehatan yang memberikan obat tanpa penyuluhan dan pengembangan motivasi yang cukup kepada pasien sehingga pasien tidak berobat secara teratur atau tidak menyelesaikan pengobatan (putus berobat). Di sisi lain, masih ada petugas kesehatan yang tidak memberikan obat dengan tepat, baik dalam jumlah, jenis, maupun dosis.

Kenyataan di lapangan juga menunjukkan, obat ternyata tidak diberikan sesuai kriteria. Padahal, obat untuk pasien kasus baru tidak sama dengan obat untuk pasien putus berobat. Obat kasus kambuh tidak sama dengan kasus gagal pengobatan.

Adapun kesalahan pasien adalah tidak makan obat sesuai petunjuk. Yang umum terjadi adalah mereka mengurangi jumlah obat atau dosis karena ada efek samping atau menghentikan pengobatan sebelum waktunya karena merasa sudah sembuh.

Dalam upaya pemberantasan ini, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menerapkan ISTC (International Standard Tuberculosis Care). ISTC adalah program dari WHO bersama ATS (American Thoracic Society) dan organisasi dunia lain yang bergerak di bidang tuberkulosis. ISTC membantu menegakkan diagnosis TB lebih tepat dan lebih akurat sehingga pengobatan juga lebih pas.

sumber : kompas Healt

Continue Reading | komentar

Sarapan, Energinya Otak

Sesibuk apa pun, selalu luangkan waktu untuk sarapan. Apalagi jika hari ini Anda akan menghadapi ujian atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Penelitian menunjukkan pelajar yang rutin makan pagi memiliki daya ingat dan konsentrasi lebih baik dibanding yang berangkat dari rumah dengan perut kosong.

Ketika kita tidur malam selama 8-10 jam, tubuh akan menghabiskan cadangan glukosa dalam tubuh. Di pagi hari, penurunan glukosa ini bisa menyebabkan rasa mengantuk, kurang waspada serta hilangnya konsentrasi.

Kendati begitu, menu sarapan sebaiknya tidak berlebihan. "Kalau sarapannya terlalu banyak, semua aliran darah akan menuju ke saluran cerna dan hanya sedikit yang mengalir ke otak sehingga kita malah mengantuk," kata dr.Inge Permadhi, Sp.GK, ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Menu sarapan yang bisa dikategorikan sebagai "bahan bakar" otak adalah yang kaya serat, mengandung karbohidrat serta vitamin.


sumber : kompas healt
Continue Reading | komentar

Mau Tahu Siapa Yang Memiliki Tanah Terluas Didunia,Ini Dia

Mau Tahu Siapa Yang Memiliki Tanah Terluas Didunia,Ini Dia – Business Insider baru-baru ini memberitakan beberapa pemilik tanah terluas didunia.Diketahui beberapa diantaranya adalah orang-orang ternama didunia.Salah satunya Ratu Inggris, yang memiliki sejumlah lahan di Kanada dan Australia. Juga miliarder Amerika Serikat (AS) Ted Turner dan keluarga Irving asal Kanada.

Berikut 10 pemilik lahan terluas di dunia :

1. Ratu Elizabeth II(Inggris)
Ratu Inggris ini tercatat memiliki tanah terluas di dunia, yakni seluas 6,6 miliar ha, termasuk Inggris, Irlandia Utara, Kanada, Australia, dan beberapa tempat lainnya. Yang tak kalah pentingnya adalah lahan di Falkland Islands.

Elizabeth II tercatat cukup lama mempertahankan gelar Kerajaan Persemakmuran Inggris.

2. Raja Abdullah (Arab Saudi)
Pewaris takhta Raja Fahd ini berhasil menduduki urutan kedua orang paling banyak memiliki lahan di dunia. Kerajaannya mengontrol penuh atas 830 ribu mil persegi lahan kaya minyak di Kerajaan Arab Saudi, dengan total produk domestik bruto (PDB) sekitar US$618 miliar pada tahun lalu.

3. Raja Bhumibhol (Thailand)
Ia tercatat memiliki lahan seluas 128 juta ha di Thailand, termasuk garis pantai wisata yang ramah dan kota-kota dengan ekonomi yang kuat.

Bhumibhol menjadi Raja Thailand sejak 1950 atau 11 tahun setelah negara itu berubah nama dari Siam menjadi Thailand. Ia adalah raja terlama di Asia dan sangat populer di Thailand. Terbukti, desas-desus kesehatannya yang menurun menyebabkan goncangan pasar keuangan di Thailand pada 2009.

4. Sultan Qaboos (Oman)
Sultan ini menguasai gurun yang ditempati sebagian besar bangsa Oman, termasuk pelabuhan-pelabuhan di sepanjang Pantai Sur. Pelabuhan ini menjadi pintu masuk utama perdagangan di wilayah tersebut.

Qaboos adalah penguasa Oman dan kepala militer di negara tersebut. Selain itu, ia adalah pemimpin yang dinilai negara tetangganya cukup kebarat-baratan.

5. Raja Abdullah II (Yordania)
Ia diketahui memiliki lahan sekitar 35.637 mil persegi dari Kerajaan Yordania, yang masuk dalam keanggotaan Liga Arab dan Organisasi Perdagangan Dunia.

Abdullah adalah penerus Raja Hussein yang sangat populer. Ia adalah generasi penerus Hussein, yang merupakan salah satu sekutu Amerika Serikat ‘paling setia’ di wilayah Timur Tengah. Saat ini, mereka juga sedang menghadapi realitas gejolak politik di kawasan Timur Tengah.

6. Emir (Kuwait)
Ia tercatat menguasai lahan seluas 4,4 juta ha, dari sekitar tujuh juta hektare yang ditempati bangsa Kuwait.

Emir adalah pewaris tahta Kerajaan Kuwait yang berhasil menjalankan roda negara dengan baik. Namun, tidak semua tanah di Kuwait di bawah kendalinya. Sebab, sebagian dari lahannya berfungsi sebagai pangkalan militer Amerika.

7. Raja Swaziland Mswati
Raja di negara kecil Selatan Afrika ini memiliki lahan seluas 6.704 mil persegi di Swaziland.Negara itu tercatat sebagai salah satu “Monarki Absolute” terakhir di dunia. Sebab, Raja Mswati secara harfiah memiliki apa pun dari bangsa Afrika Selatan itu. Jadi, tidak ada hak atas tanah menurut hukum nasional negara tersebut yang tidak berada di bawah penguasaannya sebagai seorang raja.

8. James,Arthur Dan John Irving
Keluarga Irving ini memiliki tanah seluas 3,6 juta ha di Maine, New Brunswick, dan Nova Scotia (provinsi di Kanada). Kepemilikan lahan yang sangat luas ini membuat mereka menjadi pemilik lahan terluas di negara bagian dan provinsi di Kanada.

Sebagai ahli waris perusahaan JD Irving Group, tiga bersaudara Kanada ini juga mendapat warisan ribuan kilometer persegi lahan hutan yang hasilnya digunakan perusahaan sebagai bahan kertas dan bubur kertas yang merupakan bagian dari portofolio bisnis mereka yang sangat beragam.

9. Sheik Hamad Bin Khalifa (Qatar)
Sebagai seorang raja yang memimpin sebuah negara, ia dianggap memiliki tanah yang sangat luas di Qatar. Sheik Hamad diketahui memiliki lahan seluas 4.415 mil.

Sheik Hamad Bin Khalifa merupakan tokoh modernisasi di Qatar dan menjadi pemimpin di Timur Tengah yang disukai negara Barat sejak ia mengambil tahta kekuasaan pada 1995.

10. Ted Turner
Miliarder AS ini memiliki luas tanah mencapai dua juta hektare. Di Amerika, ia memiliki ribuan mil persegi lahan untuk berburu, tepatnya di Georgia dan Montana. Ia juga memiliki sekitar 11 ribu ha tanah di Patagonia, Argentina.

sumber : i-berita.com
Continue Reading | komentar

Jangan Sering-sering "Ngopi" di Kafe

Beberapa dari Anda penikmat kopi, mengunjungi kafe atau kedai kopi mungkin menjadi wajib. bahkan, mungkin ada di antara Anda yang 'ngopi' di luar setiap hari. Tak mengherankan, sebab 'ngopi' di kedai kopi memang praktis. Tinggal pesan, langsung tersaji. Tak hanya itu, menikmati kopi di luar juga bisa sekaligus berkumpul bersama kolega.

Tapi, sadarkah bahwa gaya hidup seperti itu bisa jadi berlebihan dan berpotensi merusak lingkungan? Banyak kedai kopi yang kini menggunakan kemasan plastik yang pastinya harus dibuang setelah dipakai. Tanpa sadar, Anda pun mengotori lingkungan dengan sampah-sampah yang sulit didegradasi. Bayangkan kalau itu dilakukan setiap hari dan oleh banyak orang.

Tak cuma itu, Anda pun juga harus merogoh kocek lebih untuk membayar PPn dan service yang kadang mencapai 15 persen dari harga kopi. Padahal, komposisi kopinya sebenarnya sama saja dan Anda pun bisa belajar menciptakan citarasa yang sama dengan kopi bikinan barista di kedai kopi.

Lalu, bagaimana cara 'ngopi' yang lebih 'hijau' dan murah tetapi tetap nikmat. Sandy, marketing PT Signora Indonesia, produsen alat-alat rumah tangga mengatakan, sebenarnya menggunakan coffee maker bisa lebih hemat. Penikmat kopi juga bisa belajar menciptakan citarasa yang sama.

"Kalau memakai coffee maker kan kita tidak perlu membuang sampah plastik setelah ngopi. Di samping itu, kalau kita membeli kopi di kafe kan pasti jauh lebih mahal karena mereka sewa tempat dan kita harus bayar pajak. Kalau membuat kopi di rumah kan lebih murah," ujarnya.

Untuk urusan membuat membuat ragam kreasi kopi, Sandy menuturkan bahwa hal tersebut bisa dipelajari. "Sekarang kan banyak alat-alat seperti pembuat foam, krim, alat untuk blend, dan sebagainya. Kita bisa dengan mudah belajar membuatnya," katanya

"Awalnya memang akan lebih mahal sebab kita harus membeli peralatan-peralatan itu. Tapi, nantinya akan lebih murah dan tidak menghasilkan limbah," ujarnya. Bagaimana dengan Anda, ingin mencoba gaya ngopi yang lebih hijau? Pastikan Anda juga jeli dalam memilih cofee maker.

Perhatikan juga kebutuhan dayanya karena coffe maker termasuk membutuhkan daya tinggi rata-rata 900 watt. Dan, untuk meramu secangkir kopi expresso misalnya butuh sekitar 3 menit. Bolehkan tetap sekali waktu 'ngopi' di luar.

sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar (1)

Menelepon Tanpa Pulsa

Rencana peluncuran BlackBerry Mobile Voice System (MVS) ancam provider telepon lokal. Pasalnya, dengan aplikasi ini, semua orang dapat menelepon melalui BlackBerry-nya tanpa pulsa.

Hal ini diungkapkan Joegianto, pengamat IT, yang hadir dalam Press Conference BlackBerry Business di Garden Terrace 4 Season Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/3/2011).

Joe menjelaskan, sistem yang digunakan adalah PABX, seperti yang biasa digunakan oleh hotel-hotel atau kantor-kantor. PABX menghubungkan satu pesawat telepon dengan pesawat telepon lainnya dengan nomor extension.

"Nantinya perusahaan bisa menelepon karyawannya di mana saja lewat aplikasi wireless, bukan pulsa lagi. Bisa bangkrut provider telepon lokal kita," tegasnya.

Namun, Oliver Pilgerstrorfer, Senior PR Manager BlackBerry Southeast Asia, belum bisa memastikan kapan MVS masuk ke Indonesia.

Sumber : kompas tekno

Continue Reading | komentar

Google Buka Layanan Pencarian Orang Hilang

Selasa, 15 Maret 2011

Tak lama setelah gempa dan tsunami melanda Jepang, Jumat (11/3/2011), Google langsung membuka layanan Google Person Finder. Layanan ini membantu masyarakat melacak status kerabat, teman, atau koleganya di Jepang yang belum diketahui nasibnya sejak bencana.

”Ini merupakan tool sederhana yang dapat digunakan untuk mengecek keamanan keluarga dan teman,” tulis Google dalam blognya yang berbahasa Jepang. Layanan ini pada dasarnya menyediakan dua bentuk laporan. Pertama, formulir untuk melaporkan nama orang yang ingin diketahui nasibnya. Kedua, formulir untuk melaporkan nasib seseorang yang masuk dalam daftar pencarian tersebut.

Data-data yang dilaporkan tersebut masuk dalam database sehingga setiap orang dapat melakukan pencarian, baik nama yang masih dicari maupun nama-nama yang sudah diketahui nasibnya. Kurang dari sehari sudah tercatat ada 26.200 daftar orang yang diinformasikan warga. Namun, Google menekankan bahwa keakuratan data tidak dapat dijamin karena semua informasi dimasukkan pengguna.

”Tolong dicatat, semua data yang dimasukkan akan tersedia untuk publik dan dapat dilihat dan digunakan siapa saja. Google tidak melakukan pengecekan atau verifikasi terhadap akurasi data,” tulis Google dalam layanan Person Finder 2011 Japan Earthquake tersebut.

Layanan ini bukanlah yang pertama dirilis Google. Saat bencana gempa melanda Christchurch, Selandia Baru, bulan lalu, Person Finder juga telah disediakan. Selain layanan Person Finder, Google juga telah membuat situs web pusat krisis khusus untuk bencana Jepang yang menyediakan informasi penting termasuk status bandara, kereta api, dan informasi pemadaman listrik berikut peta.

Sumbr : Kompas tekno

Continue Reading | komentar

Hemat 100 Juta Lembar Voucher

Senin, 24 Januari 2011

Industri telekomunikasi meski serba digital ternyata menghabiskan resource yang besar untuk kebutuhan kertas dan plastik. Bayangkan dengan jumlah pelanggan lebih dari 160 juta orang saat ini, sebagian besar pelanggan prabayar, berapa banyak kertas voucher yang dibutuhkan. Apalagi nominal nilai pulsa kini semakin kecil hingga angka Rp 5.000. Seorang pelanggan prabayar mungkin dapat membeli voucher seminggu sekali bahkan kurang. Bisa dibayangkan berapa ton kertas dan plastik terbuang setiap hari.

Sejak nominal voucher terus mengecil dan peredaraan voucher makin cepat, operator telekomunikasi pun mulai melakukan penghematan dengan memperkecil ukuran kertas voucher. Dengan memodifikasi bentuk dan ukuran voucher, kartu perdana dan kartu isi ulang, menjadi lebih kecil yakni dengan membagi satu lembar voucher ukuran normal menjadi beberapa lembar, kebutuhan kertas dan plastik pun dapat ditekan.

Bakrie Telecom, misalnya, mengaku mampu menghemat penggunaan jumlah kertas hingga lebih dari 100 juta lembar voucher dalam dua tahun terakhir. Selain itu, operator CDMA itu juga dapat mengurangi pemakaian plastik hingga 50 persen dan menurunkan biaya produksi kartu perdana hingga 9 persen.

"Kami telah mulai mengumpulkan ponsel-ponsel dan charger bekas. Kini kami melangkah dengan penghematan voucher. Ke depannya kami juga tengah merancang berbagai upaya strategi bisnis yang berdampak pada kepedulian lingkungan," papar Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services PT Bakrie Telecom Tbk belum lama ini.

Selama tahun 2009 dan 2010, operator tersebut membutuhkan ratusan juta voucher untuk melayani 12,1 juta pelanggan Esia. Jika jumlah voucher tersebut dijejerkan maka panjangnya mencapai lebih dari 127 ribu kilometer atau 30 persen jarak antara bumi dan bulan. Namun modifikasi voucher yang dilakukan sejak 2009 memungkinkan operator telekomunikasi ini hanya mendistribusikan sebanyak puluhan juta voucher ke pasar.

Modifikasi voucher dilakukan dengan memberikan lebih dari satu nilai nominal isi talktime/pulsa pada satu lembar kartu isi ulang. Jika tadinya setiap lembar kartu isi ulang berukuran 8,5 x 4,5 cm hanya berisi satu nominal talktime senilai Rp 10 ribu, kini dengan ukuran yang sama bisa memuat hingga 5 nominal talktime.

Selain memperbanyak nominal talktime, modifikasi juga dilakukan dengan memperkecil ukurannya. Kartu pengganti yang dinamakan RUIM Replacment Cover misalnya tadinya berukuran 8,5 x 11,5 cm. Kemudian sejak akhir November 2010 diperkecil hingga 5 x 6 cm..

Menurutnya langkah inovatif di sisi produksi voucher merupakan bagian dari rangkaian tindakan perusahaan untuk secara positif memperkecil dampak lingkungan dari industri telekomunikasi, dengan mengurangi pemakaian kertas dan plastik. Di saat yang bersamaan, program ini memiliki arti penting dalam menekan biaya produksi.

Ke depan, pihaknya akan terus melakukan penghematan produksi voucher. Misalnya dengan membuat "booklet voucher isi ulang" yang secara signifikan meminimalisir penggunaan unsur plastik. Inovasi ini tengah dikerjakan dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi bisa segera direalisasikan dan disebarkan pada masyarakat. Dengan berbagai upaya tersebut, Bakrie Telecom mentargetkan penghematan biaya hingga 7,5 persen dari biaya packaging voucher saat ini, 15 persen di penggantian kartu RUIM dan 9 persen di kartu perdana.

sumber : kompas tekno

Continue Reading | komentar

Bisnis Tokek

Minggu, 09 Januari 2011

Sembari menunggu waktu beduk tanda berbuka puasa, iseng saya ngobrol dengan seorang teman. Obrolan berawal dari masalah puasa, kultum dan berakhir di topik tokek. Disini saya akan sedikit cerita tentang topik terakhir yang menjadi obrolan menarik yaitu tokek.

Teman saya menceritakan tentang suksesnya seorang office boy rumah sakit di kota kami menjual tokek seharga 15 jt rupiah. Awalnya saya setengah percaya akan cerita teman tersebut, masak seekor tokek dibeli Rp. 15 juta. Namun setelah saya browsing di Google dengan keyword "menangkap tokek".. hasil dari pencarian tersebut benar-benar membuat saya tercengang. Ternyata bisnis jual beli tokek ini sudah berlangsung cukup lama dan dapat menciptakan jutawan bahkan milyuner baru.

Tokek yang dihargai cukup mahal dilihat dari berat dan warnanya semakin berat semakin mahal. Pembeli tokek ini rata-rata warga keturunan yang menurut mereka tokek dapat dijadikan obat. Mereka membeli tokek untuk dijual kembali ke pembeli yang kemudian mengekspor tokek tersebut ke luar negeri.

Di akhir cerita, teman saya tersebut sedang mencoba membuat sangkar tokek untuk dipelihara dan bila sudah mencapai 3 ons tokek tersebut dapat dijual dengan harga jutaan. Semoga teman saya tersebut berhasil dengan bisnis tokeknya.

sumber : ngetikdi
Continue Reading | komentar

Pengembang Indonesia Dipercaya Bikin Aplikasi BlackBerry Devcon Asia 2011

Ajang konferensi para pengembang BlackBerry pertama di luar Amerika Utara dan pertama di Asia akan digelar di Nusa Dua, Bali, 13-14 Januari 2011. Untuk mendukung acara tersebut, pengembang aplikasi dari Indonesia, 7Langit, dipercaya oleh produsen BlackBerry, Research In Motion (RIM), untuk membuat aplikasi resmi terkait kegiatan tersebut.

7Langit merupakan salah satu pengembang yang telah berpengalaman membuat beberapa aplikasi untuk BlackBerry dan sudah masuk ke dalam BlackBerry Elite Alliance Member sejak awal tahun ini. Aplikasi bernama BlackBerry DEVCONAsia 2011 App dapat diunduh secara cuma-cuma di http://devconasia.7langit.com.

BlackBerry DEVCONAsia 2011 App menyediakan informasi lengkap tentang DEVCON Asia 2011 secara umum (tentang agenda kegiatan, pembicara, dan informasi terkini selama konferensi tersebut). Selain itu, aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk langsung menambahkan PIN BBM resmi acara tersebut dan mengunduh SDK.

Selain itu, termasuk dalam fitur aplikasi tersebut adalah peta lantai 1 dan 2 Hotel Westin, tempat acara berlangsung, direktori mengenai Bali, kanal social network, dan juga Digital Goodies. Bahkan bila ini bukan kali pertama Anda ke Bali, peta dalam aplikasi ini dapat membantu Anda bernavigasi selama konferensi berlangsung.

BlackBerry Developer Conference Asia 2011 adalah konferensi pengembang terbesar kedua setelah konferensi sejenisnya yang diadakan di Amerika Utara. Acara ini akan dihadiri oleh para pengembang kelas dunia, para ahli BlackBerry, dan mitra dari Research In Motion. Dengan lebih dari 40 sesi yang dijadwalkan akan diisi dengan diskusi topik teranyar dan paling menarik, seperti pengembangan aplikasi untuk BlackBerry Playbook serta belajar tentang BlackBerry Tablet OS SDK for Adobe AIR dan menggunakan Adobe Flash Builder.

sumber : kompas tekno

Continue Reading | komentar

Kembali ke Index Topik Pilihan Gara-gara Isu, Malah Penasaran Pornografi di BlackBerry

Isu ancaman pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika yang akan menutup layanan BlackBerry di Indonesia jika tidak memasang filter pornografi mendapat tanggapan miring. Bahkan, beberapa orang menilai hal tersebut secara tak langsung malah mempromosikan pornografi di BlackBerry.

"Gara-gara polemik blokir BB, banyak pengguna BB yang ngetest, apa betul bisa buka pornografi. Iklan gratis pornografi disponsori Pak Menteri," tulis Valens Riyadi, penggiat internet Indonesia dan juga pengurus APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dalam akun Twitter miliknya @valensriyadi.

Hal serupa ditulis Titi Rusdi, salah satu pendiri 7Langit, pengembang aplikasi BlackBerry dari Indonesia. Di akun Twitter-nya @titirusdi, ia menulis, "Gegara ribut porno ini, ponakan yang pake BB jadi nanya, 'Tante, emang BB itu ada porno-pornonya ya?' Nah Pak Menkominfo silakan jawab."

Valens menilai, pemblokiran yang membabi buta sama saja menganggap semua pengguna BlackBerry bodoh dan amoral. Padahal, banyak yang kini memanfaatkan BlackBerry untuk mendukung kegiatan bisnisnya. Tidak sedikit yang berhasil mengembangkan bisnis dengan membuat aplikasi BlackBerry. Kalau ada pornografi, filter terbaik menurutnya tetap di pribadi penggunanya.

"Siapa bilang selama ini Blackberry tidak difilter? Filternya dengan hati, otak, dan moral," ujar Valens.

sumber : kompas tekno

Continue Reading | komentar

Investor Facebook tapi Larang Karyawan "Facebookan"

Kamis, 06 Januari 2011

Goldman Sachs Group yang dikabarkan akan menyuntikkan modalnya ke Facebook 450 juta dollar AS ini cukup unik. Pasalnya, para karyawan di firma keuangan tersebut selama ini dilarang "facebookan" selain untuk urusan kantor.

Jika mengakses Facebook di komputer kantor, setiap karyawan bakal disodori peringatan di layar. Intinya semua aktivitas yang dilakukan di situs tersebut akan dicatat dan diaudit serta hanya boleh untuk kebutuhan resmi.

"Investasi dari bank di perusahaan yang produknya tidak disukai terkesan lucu, tapi tetap masuk akal," kata Steven Neil Kaplan, profesor entrepreneurship dan keuangan di Sekolah Bisnis Universitas Chicago, AS, seperti dilansir situs Bloomberg, Rabu (5/1/2011).

Meski menjaga jarak, Goldman kelihatannya memang niat mengetahui lebih banyak soal Facebook. Saat CFO Facebook David Ebersman melakukan audiensi di depan para pejabat Goldman, ia pun berusaha menjelaskan Facebook dari dasar. Menurut sumber Bloomberg yang ikut dalam audiensi tersebut, Ebersman membantu para karyawan Goldman bagaimana menjelaskan Facebook kepada para pemilik modal yang umumnya berusia lanjut.

Ebersman sempat menceritakan kepada peserta audiensi bahwa ia dapat dibujuk CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk bergabung sejak Juni 2010 lalu juga setelah melihat manfaat Facebook bagi anaknya. Ia sadar bagaimana anaknya menikmati foto teman-temannya dari tahun ke tahun. Namun, ia juga menjelaskan bagaimana Facebook bisa menangguk untung dari iklan-iklan kecil yang sangat banyak potensinya.

Juru bicara Golgman belum mau bekromentar soal pembatasan Facebook di lingkungan perusahaan. Saat ini, Facebook mungkin masih asing buat karyawan Goldman, tetapi ke depan bisa jadi merekalah yang turut menentukan masa depan Facebook.

sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar

Windows Versi Baru Dukung Prosesor ARM

Di tengah persaingan perangkat tablet yang semakin ketat dan pasar yang terus meningkat, Microsoft tak mau ketinggalan kereta dengan para pesaingnya. Windows yang tetap jadi andalannya pun akan beradaptasi dengan platform hardware yang paling banyak digunakan para pesaingnya.

Microsoft sudah menyiapkan versi terbaru Windows yang akan jalan di prosesor ARM yang dikenal lebih efisien dan hemat energi sehingga penggunaan baterai bisa lebih hemat. Ini merupakan lompatan buat Microsoft yang sebelumnya tetap bertahan mendukung prosesor x86 buatan Intel dan AMD. ARM memang lebih banyak diadopsi produsen tablet dan smartphone seperti iPhone dan BlackBerry

"Langkah ini membawa sistem operasi Microsoft ke era prosesor system on chip seperti yang dilakukan Arm," ujar Steven Sinofsky, Presiden Microsoft's Windows and Windows Live Division seperti dilansir PCWorld, Rabu (5/1/2011).

Sejumlah produsen tablet telah menggunakan Windows 7, namun tak bisa sepopuler produk pesaingnya seperti iPad atau tablet berbasis Android. Salah satu kelemahan adalah daya tahan baterainya yang kalah. Sistem operasi Windows yang dinilai tak seintuitif software tablet lainnya juga dianggap sebagai penghalang.

Microsoft tak menyebut nama versi Windows terbaru yang akan mendukung penuh perangkat tablet. Namun, sejumlah sumber menyebut itulah Windows 8.

Sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar

Virus Serang Android di China

Sabtu, 01 Januari 2011

Satu jenis virus yang menyerang telepon genggam yang menggunakan sistem operasi Android buatan Google dilaporkan terjadi di China. Kelemahan ini memungkinkan peretas (hacker) memperoleh akses ke data pribadipemilik ponsel pintar dari jarak jauh.

Laporan yang dilansir Lookout Mobile Security menyatakan virus baru jenis Trojan yang menyerang perangkat Android telah dijuluki "Geinimi". Infeksi virus ini dapat menghimpun data pribadi yang sangat banyak di telepon pengguna serta mengirimnya ke server mana saja secara otomatis. Perusahaan tersebut bahkan menyebut virus tersebut sebagai malware (malicious software) Android yang paling canggih saat ini.

"Segera setelah perangkat jahat tersebut terpasang di telepon pengguna, malware itu memiliki kemampuan untuk menerima komando dari server terpencil yang memungkinkan pemilik server itu untuk mengendalikan telepon tersebut," kata Lookout. Pencipta Geinimi juga telah meningkatkan kecanggihan virus tersebtu agar tidak terlalu mencolok. Virus itu bekerja dengan teknik yang tidak mudah terdeteksi.

Belum diketahui motif di balik virus tersebut. Namun, kelemahan itu dapat digunakan untuk apa saja mulai dari menyebarkan jaringan iklan jahat sampai upaya untuk menciptakan botnet di ponsel Android.

sumber : kompas tekno
tekno
Continue Reading | komentar

Komikoo.com, Baca Komik Dapat Duit

Banyak penggemar komik yang rela merogoh kocek untuk menyewa dari rental komik atau membeli dari toko buku. Tapi di Komikoo.com, membaca komik tak perlu bayar alias gratis, malah berkesempatan dapat duit.

Situs yang menyediakan komik buatan para komikus lokal ini memang menerapkan sistem keanggotaan yang unik. Setiap anggota (member) akan mendapatkan reward berupa point yang disebut Komipoint jika memberikan komentar atau rating kepada komik-komik yang ditampilkan. Saat ini, siapa yang mengumpulkan Komipoint tertinggi berhak mendapatkan hadiah sejumlah uang setiap bulannya.

Komikoo.com adalah sebuah situs komik dengan konten swadaya (user generated content). Situs ini lahir dari pengamatan bahwa banyak orang Indonesia yang memiliki bakat menggambar/membuat ilustrasi komik dan banyak pula orang Indonesia yang gemar membaca komik.

Kemampuan membuat ilustrasi dan kegemaran membaca komik ini sayangnya belum dibarengi oleh antusiasme para penerbit untuk menerbitkan komik-komik lokal. Komikoo.com hadir untuk memberikan outlet kepada para komikus tersebut untuk menampilkan karya-karya mereka dalam bentuk yang mereka inginkan, yaitu komik.

"Cita-cita komikoo.com adalah memberikan sarana bagi para komikus untuk menunjukkan karyanya dengan mudah, dan menjadi wadah di mana para komikus dapat berkumpul dan berdiskusi," tulis Iqbal Aribaskara, pendiri Komikoo.com dalam siaran persnya. Oleh karena itu komikoo.com dilengkapi fitur-fitur yang mendukung komunikasi antar komikus, yaitu: fitur real-time chat, fitur shoutbox, fitur forum.

sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar

Kembali ke Index Topik Pilihan SSerangan ke Jejaring Sosial Akan Terus Meningkat

Apa yang akan terjadi di tahun 2011 nanti berkaitan dengan keamanan IT? Threat atau ancaman apa saja yang harus kita waspadai dan akan seperti apakah wajah dari ancaman tersebut di tahun 2011?

Simak prediksi para pakar keamanan dari ESET. Prediksi ini disusun David Harley, Director Malware Intelligence di ESET serta para analis di Cyber Threat Analysis Center (CTAC), sebuah badan yang menganalisis ancaman dunia maya, sekaligus bagian dari badan riset yang baru dibentuk oleh ESET tentang trend 2011.

Menurut analisis tersebut, media jejaring sosial masih akan menjadi target utama serangan sebagaimana yang telah dialami selama tahun 2010 baik oleh para pengguna Google maupun Facebook. Bahkan akan mengalami kecenderungan meningkat di tahun 2011 terhadap situs-situs media sosial lainnya seperti LinkedIn, Orkut, dan Twitter. Demikian pula terhadap search engine seperti Bing and Yahoo.

Kemunculan Facebook di sisi lain juga memunculkan masalah baru, dan masalah tersebut akan tetap ada jika upaya pembasmian threat hanya terbatas pada gejala-gejalanya saja dengan cara menyediakan menu privacy di media sosial tersebut sebagaimana diinginkan oleh penggunanya, sehingga keamanan data tetap menjadi tanggung jawab konsumennya tetapi pembasmian tidak sampai ke "penyakitnya". Bahaya di Facebook masih ada namun masih tersamar.

Serangan terhadap perangkat bergerak akan mengalami peningkatan: brands tertentu yang melengkapi produknya dengan applikasi untuk perlindungan akan semakin rentan terhadap serangan malware tetapi, yang pasti adalah serangan dari jejaring sosial palsu akan terus berlanjut.

Sementara itu, belum akan ada botnet baru yang akan muncul, botnet lama masih akan berkeliaran dan meningkat selama tahun 2011. Menurut pihak Shadowserver data, volume peredaran botnet masih akan meningkat, sementara itu, ThreatSense.Net data menyatakan pertumbuhan volume bot malware masih berlanjut, dimana hal tersebut menunjukkan infeksi zombie akan meliputi proporsi yang lebih tinggi dibanding infeksi pada sistem lainnya.

Berita yang agak menyenangkan belakangan ini adalah keberhasilan meredam tingkat infeksi botnet dan pada tahun 2011 akan terus berlanjut, bahkan upaya meredam botnet tersebut akan semakin meningkat. Para analis di Cyber Threat ESET menyatakan bahwa botnet akan tetap menjadi masalah utama, tetapi diharapkan ke depan, akan semakin banyak pengguna komputer yang menyadari bahwa botnet yang sepertinya kecil, dan jinak juga memiliki ancaman yang membahayakan sebagaimana botnet yang selama ini dikenal. Kesadaran tersebut menjadi poin penting meskipun botnet yang sebelumnya menyedot perhatian dari para peneliti keamanan dunia maya saat ini sudah mulai dilupakan oleh pembuatnya.

Kemunculan Boonana yang menyerupai Koobface, dan potensial menginfeksi lebih dari satu OS. Kondisi tersebut memungkinkan lebih banyak malware yang berbasis Java untuk bekerja dengan beberapa platform; contohnya, botnets yang menggunakan zombie dan mampu bekerja di dua OS Windows and non-Windows operating systems.

BlackHat SEO (Search Engine Optimization), terkadang tampil sebagai index virus atau index pembajakan, dan peluang blackhats untuk mengoptimalkan cara kerjanya akan semakin terbuka dalam mengendalikan lalu-lintas malware dengan pencarian real time terutama karena penggunaan media jejaring sosial, topik masalah ini telah menjadi materi diskusi utama di Konferensi Virus Buletin 2010.

Media jejaring sosial masih akan menjadi salah satu masalah terbesar, tidak hanya pada konteks malware. Sebagian besar malware akan tetap bergentayangan dan menginfeksi melalui jalan yang sama seperti lewat email, malicious URLs, forum komunitas, newsgroups dengan cara mebujuk calon korban untuk mengklik sesuatu. Salah satu yang mungkin juga akan cukup mengejutkan adalah kerentanan pada .LNK juga akan meningkat dari waktu ke waktu meskipun telah lama berselang sejak kerentanan tersebut di temukan.

Serangan dalam bentuk pencurian data SCADA juga masih akan ada, tetapi kemungkinan akan menggunakan spear-phishing dan malware jejaring sosial atau malah 0-days, dan Trojans daripada me-replikasi malware-malware seperti Win32/Stuxnet. Tetapi sayangnya kekuatan utama Stuxnet’s sepertinya sudah di lemahkan meskipun Stuxnet code juga bisa dengan mudah beradaptasi untuk menyerang semua instalasi yang tidak berhubungan sehingga bisa dipastikan bahwa penggunaan malware untuk tujuan sabotase masih bersifat spekulatif dan penyelidikan secara aktif masih tetap dilakukan. Tambahan lagi, scrapping tools pada situs-situs jejaring sosial seperti biasa digunakan untuk mencuri data, akan mengurangi beban untuk melakukan serangan spear phishing, yang akan membawa pada serangan-serangan pada target-target strategis lainnya.

"Dengan semakin aktifnya pengguna jejaring sosial di Indonesia, diharapkan setiap pengguna memiliki kesadaran melakukan proteksi account dan komputernya masing-masing. Kebanyakan situs jejaring sosial memberikan tanggung-jawab proteksi data kepada pemilik account. Untuk keamanan komputer, ESET telah mengantisipasi melalui kemampuannya mendeteksi malware dari third party program pada jejaring sosial. Untuk masyarakat Indonesia, ESET Indonesia juga menyediakan blog ESET Indonesia sebagai sarana edukasi publik," Demikian menurut Yudhi Kukuh, Security Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia.

Perusahaan-perusahaan keamanan yang memberi perhatian khusus pada anti malware akan cenderung semakin menaruh kepercayaan terhadap cloud-based telemetry untuk reputational analysis dan penjadwalan pemrosesan malware. Dalam sebuah workshop yang diadakan oleh CARO pada Mei 2010 di Helsinki, jumlah sampel malware yang menonjol mencapai 40 juta sampel. Untuk tahun 2011 kemungkinan akan mencapai angka 50 juta. Angka tersebut terbilang konservatif, karena mendapatkan angka yang akurat juga tidak mudah karena beberapa faktor diantaranya perbedaan dalam cara penghitungan di masing-masing perusahaan keamanan dan tidak cukup waktu untuk memeriksa apakah ada double counting sample.


Sumber ; kompas tekno
Continue Reading | komentar

Cara Anak Indie Mengais Rezeki

Kamis, 30 Desember 2010

Selesai menuntaskan pembuatan film bertajuk Hope, Santrianov bersama timnya dihadapkan pada persoalan baru. Kali ini bukan tentang mengakali anggaran bikin film yang minim, namun bagaimana film bergenre dokumenter itu bisa ditonton oleh khalayak. Maklum saja, mereka bukan pelaku industri film mainstraim yang ditopang oleh dana besar. “Asal balik modal saja sudah bagus,” ujar Santrianov yang akrab disapa Aan itu. Langkah rumah produksi bernama Bogalakon Pictures itu bak terhenti di tengah jalan.

Padahal film yang bertutur tentang wajah Indonesia sekarang, setelah 12 tahun era reformasi itu, termasuk layak tonton. Pembuatan film ini juga bukan pertama kali mereka lakukan. Sebelumnya para sineas muda yang sempat mengenyam kuliah di Universitas Padjadjaran Bandung ini pernah merilis film The Jak, juga Romeo Juliet.

Film Hope merupakan hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan dengan pengambilan gambar seperti apa adanya. Lokasi syuting mengambil tempat di berbagai kota di Indonesia bahkan melanglang sampai Malaysia. Adegannya tentu tak dibuat dalam skenario khusus. Makanya banyak momentum memukau sekaligus menunjukkan fakta tentang Indonesia.

Produksi film nasional memang sedang tumbuh. Di bioskop rata-rata per bulan muncul dua sampai tiga film. Artinya jumlah penonton film lokal pastilah tak sedikit. Hampir semua muncul dari perusahaan film mapan. Sebuah film dengan kategori biasa dengan pemain baru saja bisa menghabiskan puluhan milyar. Sementara film Hope, cuma bermodal sekitar Rp 200 juta. Itu pun habis untuk kebutuhan syuting.

“Itu baru biaya produksi,” sergah Ucup panggilan akrab Andibachtiar Yusuf, sobat setim Santrianov. Jika masuk ke bioskop macam Blitz atau Cinema XXI, mereka harus menyiapkan tambahan dana. Sebut saja untuk proses penggandaan, biaya promosi, dan sejumlah komponen lain termasuk ongkos daftar lembaga sensor. “Bioskop sendiri tak mengutip biaya,” tambah Ucup. Jika ditotal, biaya pramasuk studio pemutaran film ini bisa dua kali lipat biaya produksi film. Bahkan lebih.

Celakanya lagi, film-film lokal jika pun antre umumnya berada di barisan belakang. Lantaran kualitas film (baik dari segi cerita maupun teknologi) nasional belum setara film Hollywood, wajar bila pengelola biskop lebih memprioritaskan film made in Amerika itu. “Lihat saja, kalau film Hollywood bisa tayang dua minggu, malah kalau box office bisa sebulan. Kalau film nasional, paling seminggu,” tandas Ucup.

Maka kian kompleks lah persoalan para kreator film bermodal cekak atau yang biasa mengambil jalur independen (indie) itu. Padahal, sejarah film indie di Indonesia sudah berlangsung lebih dari 10 tahun bahkan sempat menjadi tulang punggung film nasional sebelum kemudian datang film Ada Apa dengan Cinta? dan membangkitkan produksi film nasional dari kejenuhan film versi sinetron. Bahkan Jakarta International Film Festival pun lahir dari semangat independen yang mengusung film-film alternatif.

Dulu, ketika era VCD menjadi hype, pelaku film indie memproduksi sendiri dan mengemasnya ke plat kompak itu. Lalu, mereka menjualnya secara swadaya.Bisa melalui sistem marketing dari mulut ke mulut, menggunakan email agar bisa ketok tular, atau menggelar pemutaran film di kalangan komuniatas dan menjualnya di situ. Salah satunya dilakukan oleh kelompok Four Colors yang merilis film pendek bercerita berjudul Manyar dari Yogya.

Namun sekarang? Ketika industri digital sudah sedemikian maju, internet menjadi medianya, maka VCD dianggap ketinggalan zaman.Nasib serupa juga dialami oleh penjualan plat digital film yang semakin menurun. Bahkan rental VCD atau DVD pun banyak yang tutup.

Ke mana kah larinya film-film digital ini?

Arif Setiarso, praktisi film independen menyebutkan YouTube telah mengambil alih. Portal video ini bak toko digital yang menyediakan berbagai jenis film maupun video. Tak sedikit film independen mejeng di situ, untuk kemudian diunduh secara cuma-cuma.Jika begini, memang bukan komersial besar-besaran yang dicari. Namun seperti pencarian identitas atas sebuah film dan bagaimana pengunduh merespon bagus tidaknya sebuah film secara kualitatif. Dengan kata lain, semakin tinggi unduhan, kian sukses lah film itu diterima pasar, lalu muncul menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat. Salah satunya yang menuai sukses adalah film dokumenter berjudul No End In Sight, karya Charles Ferguson dari rumah produksi Magnolia Pictures yang bahkan menjadi nominasi di Piala Oscar untuk film dokumenter.

Hal ini pula yang menggiring film Merantau untuk tampil di YouTube. Selain versi trailer, juga ada 11 potongan film bisa diunduh. Penonton pun gratis menyaksikan film dengen genre action itu pada akhirnya.

Merantau masih untung, karena sempat diputar di biskop tanah air, meskipun tak mencetak box office versi Indonesia. Bayangkan dengan film Hope yang tertatih-tatih agar peluang masuk bioskop tetap terbuka.

Via On-Line

Dalam naungan kesulitan itu lah, kemudian film yang diperani oleh Pandji Pragiwaksono itu menggeliat mencari alternatif untuk melanggengkan jalan. Sebuah situs lokal bernama www.beoscope.com membuka kolaborasi dengan Bogalakon. Di sinilah Hope lalu berlabuh. Jurus marketing mulai dilakukan demi “menjual” film berdurasi 71 menit itu. Caranya?

“Kita lakukan on-line premiere, sekaligus nonton film lewat on-line pertama di Indonesia,” tukas Aan. Penonton yang pengguna komputer membeli tiket on-line yang dijual secara on-line dengan pembayaran bisa lewat ATM. Setiap tiket dibanderol Rp 10.000,-. Sebuah tiket dapat dipakai untuk menonton selama 12 jam. Jadi untuk sebuah film bermasa putar 71 menit, bisa ditonton sampai 10 kali secara berulang-ulang.

“Dengan tiket ceban (10.000 rupiah, RED), mereka bisa nonton ramai-ramai,” lanjut pria berpostur kurus ini. Risiko film itu kemudian ditonton warga se-RT hanya dengan membayar Rp 10.000,- sudah dibayangkan sebelumnya. Bahkan sekalipun kemudian di-streaming-kan ke layar lebar macam layar tancap pun, layaknya di desa-desa di India, sudah diperkirakan.

Bagi Aan, lewat cara begini malah membuka kemungkinan lebih banyak masyarakat yang tahu film karyanya. “Kalau ada yang tak sempat nonton, lalu penasaran, maka mereka pasti akan beli tiket lagi,” ujarnya yakin. Masalahnya, untuk balik modal, minimal tiket on-line yang terbeli harus mencapai 20.000 lembar. Butuh waktu lama. Belum lagi, film Hope yang ketika dibuat dalam format digital berukuran file 1,3 GB memerlukan tempo pengunduhan yang lumayan menyita waktu.

Perkembangan industri mobile di mana operator dan vendor menjadi tulang punggung belakangan ini diam-diam ikut membangkitkan gairah industri hiburan. Menurut pengamatan Ucup, sebuah vendor saja sampai menawarkan lagu-lagu dari artis atau band tertentu dalam satu paket penjualan. Slank misalnya, mengaku sangat terbantu ketika lima lagu hits mereka yang disisipkan ke ponsel kemudian diberi nama Nexian 27th Slank Anniversary.

Cara seperti inilah yang lantas terbias di benak Ucup. Jika lagu bisa, maka film pun sama. Ia malah melihat peluang besar dengan masuknya berbagai gadget seperti tablet PC sebagai sebuah fenomena yang akan menjadi media menonton film digital. Walaupun toh ponsel tetap menjadi priorotas lantaran penjualannya terus menanjak.

Salah satu contoh adalah film Tron Legacy yang disematkan di ponsel Nokia N8 dalam beberapa adegan. Meski dikemas hanya trailer-nya saja namun sudah cukup untuk mencuri hati penikmat film untuk pergi ke bioskop. Bagi Nokia yang menjadi sponsor, mutu audio dan video film yang dibintangi Jeff Bridges ini sekaligus menjadi “alat” untuk menunjukkan kemampuan komponen dan fitur HDMI-nya.

Ya, anak-anak indie memang selalu cerdas mencari peluang. Tak sukses masuk bioskop tradisional, masih ada jalan digital. Katanya, cara ini sudah dilakukan. Kata Ucup, mereka sanggup bikin film yang dikustom untuk sebuah produk ponsel atau tablet PC tertentu. Beragam application store yang ditawarkan oleh platform Android, BlackBerry, iPhone atau iPad, Bada, juga OVI Store makin membuka jalan distribusi film mereka. “Bahkan film Merantau sudah masuk iTunes,” ujar pira berkacamata ini.

Layanan operator

Sebagai refleksi saja. Di Amerika, industri layanan konten digital berupa video cukup diminati. Menurut eMarketer, pendapatan total dari sektor ini mencapai 719 juta dollar tahun 2010. Lembaga riset ini meramalkan tahun 2014, khusus mobile video bisa meraup untung sampai 1,3 milyar dollar.

“Proses digitalisasi media dan peluang untuk meningkatkan perolehan keuangan dari sektor game dan musik akan dialami juga oleh publisher film,” ujar Noah Elkin, analis senior eMarketer.

Tahun 2004, operator Sprint di Amerika yang menggunakan jaringan CDMA malah telah menggelar layanan “pay-per-view” untuk memperoleh streaming film durasi penuh. Layanan bernama Sprint Movies yang dioperasikan oleh mitra kerjanya, mSpot bahkan bekerjasama dengan distributor film dunia macam Buena Vista VOD, Lionsgate, Sony Pictures Home Entertainment, dan Universal Pictures.

Pada tahun itu saja sudah 45 judul siap ditonton via ponsel. Sejumlah film box office macam National Treasure, Spider-Man 2, dan Scarface adalah beberapa di antaranya.

Mengapa Sprint menggelar layanan film digital bergerak ini?

Direktur Penjualan Produk Hiburan Sprint kala itu, Alana Muller melihat ada ceruk di situ. Ia melihat pelanggan Sprint yang sering menunggu di bandara gara-gara delay, juga orang-orang sibuk yang perlu hiburan sambil makan siang, bahkan anak-anak yang diam duduk di kursi mobil saat melakukan perjalanan jauh dengan orang tuanya. “Anak-anak akan terhibur oleh film Herbie: Fully Loaded dan Babe,” kata Muller.

Upaya Sprint membuahkan hasil. Setahun kemudian nampak pertumbuhan pelanggan. Menurut Muller, sejak Sprint Movies diluncurkan pelanggan tumbuh rata-rata sebesar 30 persen. Tawaran ini sangat signifikan menarik pelanggan baru.

Sukses Sprint diikuti oleh Bell Kanada yang merilis layanan serupa tiga tahun kemudian. Bell menamakan layanannya Mobile Movies dan merangkul Buena Viesta maupun Sony Pictures. Tarif per film dimulai dari 5,15 dollar dan Bell menjaga kualitas jaringan untuk streaming film dengan paket unlimited. Program ini lantas dikemas dengan paket-paket tertentu. Pendek kata, pelanggan bisa menonton film kapan saja selama 24 jam, dan di mana saja.

Di negeri luar layanan seperti ini memang sudah jamak. Pengalaman Ucup di Inggris membuktikan betapa cepatnya proses pengunduhan film. Bahkan, sewaktu ia ke Korea sudah tak ada lagi DVD. “Semua download,” ujarnya.

Jalur untuk film indie

Di Indonesia meski kondisi mutu jaringan yang seringkali tidak konsisten bukan tak mungkin menggelar layanan serupa. Meskipun agak sulit jika menawarkan film-film dengan durasi lama. Yang memungkinkan, kata Arif yang bekerja di rumah produksi indie Good Sign Production adalah film-film pendek yang berdurasi antara tiga sampai enam menit. “Kalau agak panjang, kan bisa dipecah-pecah jadi beberapa episode,” ujarnya.

Maka, sejak tiga bulan silam rumah produksinya telah menawarkan konsep mirip mSpot-nya Sprint kepada salah satu operator GSM. “Ada respon, bahkan mereka siap menjalankan, karena infrastrukturnya sudah siap,” lanjutnya. Karena itu, proyek seperti ini sangat terbuka dan cocok bagi sineas indie.

Perkiraan Arif dengan budget sebesar 6 juta perak per episode sudah cukup untuk berkarya. “Malah kalau satu hari bisa ngejar untuk syuting tiga episode dengan biaya sama, bisa lebih ringan lagi,” akunya. Artinya sistem kejar tayang akan berlaku untuk mengefisiensi biaya dengan jaminan bahwa film-film pendek tersebut siap ditawarkan oleh operator untuk memperkaya layanan value added-nya. Ini tentu akan menjamin kontinyuitas berkarya itu sendiri.

Karya film yang disediakan lewat toko digital membuka peluang untuk terdistribusi secara internasional. Prinsip dunia tanpa batas yang ditawarkan internet (termasuk mobile internet) melandasi konsep penjualan global ini.

Sebuah content provider di India bernama Hungama Mobile melakukannya. Perusahaan ini tahu persis bahwa film Bollywood sudah mendunia. Film India bahkan cukup digandrungi di sejumlah negara Eropa. “Sebut saja Inggris, Prancis, dan Jerman. Di Belanda bahkan film India sudah di-dubbing dengan bahasa lokal,” kata Albert Almeida, COO Hungama Mobile. Hungama beralinasi dengan perusahaan Wireless Expertise untuk menjajakan film Bollywood di tanah Eropa.

Mobile digital movie versi Indonesia memang harus dimulai oleh sineas muda yang bersemangat independent yang tak melulu memikirkan unsure komersial melulu. Layanan Movie dari operator adalah salah satu pembuka jalan. Jalan lain bisa ditempuh dengan menggandeng vendor. Arif bahkan siap melakukan pekerjaan ini selagi dukungan operator maupun vendor tinggi.

Begitulah peluang itu terbuka lebar di jalur digital, agar rezeki sineas muda terus berisi dengan film-film “berbunyi”, biar industri film nasional juga dicicipi anak-anak indie. (ANDRA/FORSEL)

sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar (2)

Ditemukan Manusia Purba di Siberia

Jumat, 24 Desember 2010

Para ilmuwan di Rusia mengatakan telah menemukan jenis manusia purba yang tidak diketahui sebelumnya. Manusia purba yang biasa disebut Denisova itu diperkirakan hidup lebih dari 35.000 tahun yang lalu.

Ini diketahui dari analisis DNA terhadap tulang gigi dan jari tangan, yang ditemukan di gua-gua di Siberia. Diprediksi, keluarga terdekat mereka adalah manusia Neanderthal, meski belum ada bukti ilmiah yang kuat untuk mengatakan bahwa mereka adalah spesies yang terpisah.

Hal ini memunculkan teori bahwa mungkin ada tipe manusia yang hidup di Eurasia pada saat yang sama dengan nenek moyang manusia modern.

"Satu spesies manusia purba di Eropa berevolusi," kata Svante Paabo, guru besar di Institut Max Planck di Jerman, yang melakukan kajian ini.

"Ada unsur-unsur barat, yaitu Neanderthal dan unsur-unsur timur, yaitu orang-orang Denisova."

Kajian menunjukkan orang-orang Denisova kawin dengan nenek moyang orang-orang yang sekarang hidup di Melanesia.

Ini dibuktikan dengan temuan bahwa orang-orang Melanesia memiliki 4-6% DNA Denisova.

David Reichdari fakultas kedokteran Harvard, yang juga melakukan kajian bersama Paabo mengatakan fakwa bahwa gen Denisova ditemukan di kawasan Melanesia menunjukkan bahwa penyebaran mereka sangat luas, mencakup seluruh Eurasia.

"Populasi mereka menyebar puluhan ribu kilometer," kata Reichdari.(BBC)

Sumber : tribun timur


Continue Reading | komentar

Inilah "Kedubes Israel" untuk Indonesia

Senin, 25 Oktober 2010

Semua orang tahu, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sebagai bentuk tekanan diplomatik karena negara Yahudi tersebut hingga saat ini masih melakukan pendudukan terhadap negara Palestina. Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, Indonesia jelas mengambil posisi membela kepentingan Palestina yang bertahun-tahun dijajah Israel.

Keputusan negara kesayangan Amerika Serikat ini untuk terus menambah kompleks permukiman penduduk di atas tanah Palestina semakin memperlebar jarak diplomasi Israel dan Indonesia dan juga negara-negara dunia lainnya. Jika awalnya ada niat untuk mewujudkan komitmen ‘dua negara berdaulat’, alih-alih negara bentukan Zionis ini justru semakin agresif mencaplok wilayah Palestina dengan cara-cara yang sangat strategis.

Namun, siapa sangka, saat ini ternyata sudah berdiri "Kedutaan Besar Israel" untuk Indonesia. Seorang Kompasianer Iskandarjet menulis di Kompasiana, lokasi kedubes Israel berada di Jakarta. Namun, berbeda dengan kedubes lain, kedutaan ini diawaki oleh orang-orang Indonesia yang nampaknya memahami bahasa Hebrew (bahasa resmi Israel).

Ya, maklum saja, karena ini hanya "kedubes" online di Facebook dalam bentuk fans page (halaman penggemar). Halaman ini dibuat cukup serius, terlihat dari alamat halaman yang hanya bisa didapat dengan cara berbayar (http://www.facebook.com/IsraelinIndonesia). Halaman ini juga menyediakan eNewsletter untuk penggemar yang ingin mendapatkan berita terbaru dari Israel.

Di kotak informasi, pengelola halaman menulis, “Sejak Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal, kedutaan online ini berfungsi sebagai rumah untuk teman-teman Israel-Indonesia di Facebook. Syalom!” Ada pula akun Twitter-nya di http://twitter.com/israelindonesia.

Yang menarik, halaman ini disukai oleh 54.000 orang lebih. Halaman ini dibuat sebagai corong informasi seputar Israel untuk warga Indonesia. Beberapa orang yang bergabung di dalamnya terkesan memahami bahasa dan budaya Israel. Namun, para facebooker yang menyukai halaman tersebut tidak hanya berasal dari kubu pro-Israel, tetapi banyak yang sengaja bergabung untuk menunjukkan ketidaksukaannya terhadap negara Yahudi. Walhasil, dinding halaman dipenuhi dengan hujatan dan sikap saling serang di antara kedua kubu.

Selain "kedubes" online tadi, Pemerintah Israel juga secara resmi telah membuat semacam situs internet kedutaan (perwakilan) yang ditujukan untuk masyarakat Indonesia. Situs bernama Israel Diplomatic Network ini bisa diakses di http://jakarta.mfa.gov.il/. Lewat situs tersebut, Pemerintah Israel berkepentingan menjelaskan profil negaranya, hubungan perdagangan antara Israel dan Indonesia serta, yang lebih penting, menjelaskan ketegangan dan konflik berdarah di Timur Tengah.

Situs ini juga dilengkapi dengan kontak e-mail dan tautan ke situs Kementerian Luar Negeri Israel.

Nah, Anda tertarik bertandang ke “kedubes” online Israel?

sumber : kompas tekno
Continue Reading | komentar

Comment Via Facebook

Download

Download youtube Video

Random Post

.:: NEW COMMENT ::.

Popular Posts Today

Entertainment

IP

Pengunjung

ThirtyThirty hotel
Powered by Best Free Counters

Top Site

Top 100 Gadget Blogs

Followers

Download

Your Links


Top Site


 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011.
.:: IT HOME SOLUTION ::.
- All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger